Kabar mengejutkan datang dari Manchester United, di mana akhirnya pihak manajemen memutuskan untuk memecat Ole Gunnar Solskjaer. Ternyata hal ini membuat Wayne Rooney emosi kepada para pemain MU.

Ia menyalahkan buruknya performa tim ketika kalah melawan Watford dan berakhir dengan dipecatnya Solskjaer sebagai manajer.

Ketika The Red Devils bertandang ke markas Watford, merka harus pulang dengan kekalahan 1-4 di dalam lanjutan Liga Inggris itu.

Kekalahan kelima dari MU ini membuat mereka harus berada pada posisi kedelapan pada klasemen sementara dengan perolehan 17 poin. Saat ini Chelsea berada pada puncak klasemen dengan perolehan 12 angka lebih tinggi.

Tim manajemen menilai Ole Gunnar Solskjaer bertanggung jawab atas buruknya performa dari Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan.

Tentunya pemecatan Ole Gunnar Solskjaer ini mendapatkan banyak tanggapan, salah satunya datang dari Wayne Rooney yang merupakan legenda dari MU. Ia mengaku kecewa kepada para pemain MU yang bisa membuat Solskjaer terdepak dari Old Trafford.

“Saya sangat kecewa menonton pertandingan itu pada hari Sabtu. Sebagai seorang manajer, anda tahu kalau anda dapat mengatur, mempersiapkan dan membentuk tim. Namun tidak ada alasan untuk beberapa penampilan tersebut. Tidak sama sekali,” kata Rooney, dilansir dari The Sun.

“Saya melihat para pemain mengangkat tangan, membuang-buang bola, menyalahkan pemain lainnya. Itu tidak dapat diterima. Saya akan sangat marah jika tim saya melakukan itu, atau bila pemain saya berlaku seperti itu,” sambungnya.

Dibalik itu semua, ada yang beranggapan kalau beberapa pemain ini menjadi alasan kenapa Ole Gunnar Solskjaer  bisa keluar dari kursi jabatannya. Buruknya performa dari beberapa pemain andalan disinyalir menjadi salah satu alasannya.

Salah satunya adalah Victo Lindelof, di mana biasanya ia selalu dipercaya untuk menggantikan posisi Raphael Varane saat sedang cedera. Tetapi kesalahan elementer sering kali dibuat oleh bek asal Swedia ini.

Ini dibuktikan dengan saat Victor tampil pada tujuh laga minor, MU hanya menang satu kali, imbang satu kali, dan lima kali menelan kekalahan. Di dalam tujuh laga itu, MU kebobolan 17 kali.

Bukan hanya Lindelof saja, namun juga ada nama Kongo yang sering kali salah dalam penempatan posisi. Mantan pemain dari Crystal Palace ini bahkan belum sama sekali mencetakkan assist atau gol untuk MU pada musim ini.

Padahal Kongo merupakan salah satu pemain andalan, sayangnya ia tidak bisa diandalkan. Padalah ia selalu turun di dalam 15 laga Man United di Liga Inggris dan Liga Champions 2021-2022.

Rooney juga mengatakan kalau mereka tidak harus memenangkan liga atau pun Liga Champions, setidaknya mereka harus bisa berbuat lebih dan bisa menunjukkan ke penggemar kalau mereka bisa bekerja dan bermain untuk klub dengan baik.

livablemht